Tag Archives: enkulturasi

Perubahan Sosial – Konsep Realitas Sosial

Perubahan Sosial

Perubahan sosial mengacu pada perubahan dalam tatanan sosial masyarakat. Dasar perubahan sosial adalah perubahan dalam proses pemikiran pada manusia. Ini mungkin merujuk pada gagasan kemajuan sosial atau evolusi sosiokultural, ide filosofis bahwa masyarakat bergerak maju dengan cara dialektis atau evolusi. Ini mungkin merujuk pada perubahan paradigmatik dalam struktur sosio-ekonomi, misalnya pergeseran dari feodalisme menuju kapitalisme. Oleh karena itu juga bisa merujuk kepada revolusi sosial, seperti revolusi sosialis yang disajikan dalam Marxisme, atau gerakan sosial lainnya, seperti hak pilih perempuan atau gerakan hak-hak sipil. Perubahan sosial dapat didorong oleh kekuatan budaya, agama, ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi. Secara umum, perubahan sosial mungkin termasuk perubahan di alam, lembaga sosial, perilaku sosial, atau hubungan sosial.

Semua konsep yang kita perlukan apabila kita ingin menganalisis proses-proses dinamika serta perubahan masyarakat dan kebudayaan antara lain internalisasi (internalization), sosialisasi (socialization), dan enkulturasi (enculturation), difusi (diffusion), akulturasi (acculturation), asimilasi (assimilation), pembaruan atau inovasi (inovation), dan penemuan baru (discovery atau invention).

Internalisasi, yaitu proses panjang sejak seorang individu dilahirkan sampai ia hampir meninggal. Dalam proses ini, ia belajar menanam kan segala perasaan, hasrat, nafsu, dan emosi yang diperlukan selama hidup dalam kepribadiannya.

Sosialisasi, yaitu proses seorang individu dari masa anak-anak sampai masa tuanya untuk mempelajari pola-pola tindakan dan berinteraksi dengan berbagai macam individu di sekelilingnya, dalam menempati posisi dan peranan sosial di masyarakat.

Enkulturasi, yaitu proses seorang individu mempelajari dan menyesuai kan pikiran serta sikapnya dengan adat istiadat, sistem norma, dan peraturan-peraturan yang hidup dalam kebudayaan nya. Proses ini sudah dimulai sejak kecil di dalam lingkungan keluarga dan teman sepermainan atau di sekolah. Seringkali ia belajar dengan meniru berbagai tindakan, kemudian dari tindakan tersebut diinternalisasi kan dalam kepribadiannya. Dengan berkali-kali meniru, tindakannya menjadi suatu pola yang mantap dan norma yang mengatur tindakannya dibudayakan.

Difusi, yaitu proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan dan sejarah ke seluruh dunia bersamaan dengan penyebaran dan migrasi kelompok-kelompok manusia di muka bumi.

Akulturasi, yaitu proses sosial yang timbul apabila bertemu suatu kebudayaan tertentu dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing sehingga unsur-unsur kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaan itu sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian budaya tersebut.

Asimilasi, yaitu proses perpaduan dua kebudayaan. Proses ini dapat terjadi apabila ada hal-hal seperti:

1) golongan-golongan manusia dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda-beda.
2) saling bergaul langsung secara intensif untuk waktu yang lama.
3) kebudayaan-kebudayaan golongan-golongan tadi masing-masing berubah sifatnya yang khas, dan juga unsurunsurnya berubah wujudnya menjadi unsur-unsur kebudayaan campuran.

Inovasi atau penemuan, yaitu suatu proses pembaruan dari penggunaan sumber-sumber alam, energi, dan modal, pengaturan baru dari tenaga kerja dan penggunaan teknologi baru yang semua akan menyebabkan adanya sistem produksi, dan dibuatnya produk-produk yang baru. Inovasi biasanya berkaitan dengan pembaruan kebudayaan yang khusus mengenai unsur teknologi dan ekonomi.

Achievement Motivational

Perubahan Sosial Terjadi Saat Tembok Berlin Runtuh

Perubahan Sosial Terjadi Saat Tembok Berlin Runtuh